Kalau kita mendengar kata Atlantis, pastilah kita menerka adalah sebuah kerajaan yang hilang dan di duga tenggelam di dasar laut di Samudra Atlantik. Banyak dugaan bahwa Atlantis terletak di dekat Pulau Kreta di Yunani, atau bahkan di sekitar Mesir, di Amerika Selatan dan juga pernah diduga berada di dalam perairan Jepang. Semua punya dasar teori masing-masing, baik berdasarkan cerita, buku-buku karangan tokoh terkenal, dan juga dari penelitian para ahli.
Tahukah anda bahwa Atlantis adalah sebuah benua yang sangat besar yang keberadaannya ditaksir sekitar 12.000 tahun yang lalu yang patut diduga adalah satu-satunya benua di muka bumi ini dahulunya. Konon pada saat itu, berdirilah sebuah peradaban yang sangat maju dengan masyarakatnya yang hidup damai, sejahtera, teratur dan maju pada jamannya. Bangunan-bangunan yang besar dan tinggi sudah ada seperti bentuk Piramid Mesir. Alhasil, ini menunjukkan betapa bangsa ini merupakan bangsa yang maju dengan keahlian di bidang konstruksi bangunan, pengolahan tanah yang teratur, serta berkembangnya pengaruh kebudayaan yang lainnya.
Banyak pendapat yang mengatakan bahwa peradaban Atlantis itu ada di wilayah Indonesia, namun bukti secara nyata belum didapat. Dilihat dari aspek sejarahnya, Indonesia merupakan gabungan dari berbagai macam kerajaan yang mempunyai sejarah panjang dan umurnya sudah berabad-abad lamanya. Dari banyaknya situs-situs sejarah yang ditemukan seperti Candi, Yupa, Yoni, Lingga, Arca ini menunjukkan bahwa Indonesia memang pusat kebudayaan. Dan bahkan pada penelitian baru-baru ini ditemukan beberapa situs penting berupa Piramid yang tingginya lebih dari 100 meter yang merupakan Piramid terbesar yang pernah ada di Indonesia. Piramid ini tersebar di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Bali, Maluku, dan Sulawesi. Temuan ini memang belum dapat kita saksikan, karena penelitian masih terus dilakukan dan sifatnya rahasia, mari kita tunggu hasilnya.
Bicara sejarah, di dalam Kitab Al Quran digambarkan ketika Nabi Nuh A.S membuat perahu di daratan, banyak orang yang tidak mempercayainya. Namun tatkala tiba-tiba datanglah air bah yang maha dasyat datang menenggelamkan semua daratan hingga ke bukit-bukit, mereka baru percaya meskipun sudah terlambat.
Dari fakta sejarah itu, saya berani mengambil kesimpulan bahwa air yang datang itu bisa karena beberapa sebab, diantaranya karena adanya tsunami, gempa bumi, atau adanya pemanasan global. Tsunami terjadi ketika ada dua atau lebih lempeng bumi didalam lautan bertubrukan yang salah satu kemudian menyisip keatas atau kebawah sehingga terjadi adanya rongga atau celah diantara lempeng-lempeng bumi itu. Celah inilah yang kemudian menarik air laut masuk kedalam yang kemudian akan kembali lagi dan menimbulkan gelombang di lautan menjadi tsunami. Kekuatan gempa diperkirakan lebih dari 10 skala righter. Dugaan yang kedua adalah adanya gempa bumi baik gemba tektonik maupun gempa vulkanik. Indonesia dikelilingi oleh cincin api (ring of fire) dimana ada 3 lempeng bumi dan ratusan gunung berapi yang mengeliling wilayah Indonesia. Gempa bumi mengakibatkan tanah menjadi amblas, sehingga permukaan tanah yang amblas ini kemudian tertutup oleh air. Dugaan yang terakhir adalah adanya pemanasan global, ini dikarenakan pada saat itu bumi sebagian besar masih tertutup oleh lapisan es. Wilayah Indonesia berada di tengah-tengah bumi dan merupakan wilayah yang paling panas di muka bumi sehingga diyakini peradaban yang maju, sejahtera dan paling beradab yang diibaratkan laksana surga memang Indonesia. Ketika es mencair maka daratan-daratan yang lebih rendah secara otomatis akan tenggelam oleh es yang mencair sehingga banyak masyarakatnya yang kemudian berpindah tempat hingga ke Eropa, Afrika, Australia, dan bahkan sampai Amerika.
Tahukah anda bahwa Atlantis adalah sebuah benua yang sangat besar yang keberadaannya ditaksir sekitar 12.000 tahun yang lalu yang patut diduga adalah satu-satunya benua di muka bumi ini dahulunya. Konon pada saat itu, berdirilah sebuah peradaban yang sangat maju dengan masyarakatnya yang hidup damai, sejahtera, teratur dan maju pada jamannya. Bangunan-bangunan yang besar dan tinggi sudah ada seperti bentuk Piramid Mesir. Alhasil, ini menunjukkan betapa bangsa ini merupakan bangsa yang maju dengan keahlian di bidang konstruksi bangunan, pengolahan tanah yang teratur, serta berkembangnya pengaruh kebudayaan yang lainnya.
Banyak pendapat yang mengatakan bahwa peradaban Atlantis itu ada di wilayah Indonesia, namun bukti secara nyata belum didapat. Dilihat dari aspek sejarahnya, Indonesia merupakan gabungan dari berbagai macam kerajaan yang mempunyai sejarah panjang dan umurnya sudah berabad-abad lamanya. Dari banyaknya situs-situs sejarah yang ditemukan seperti Candi, Yupa, Yoni, Lingga, Arca ini menunjukkan bahwa Indonesia memang pusat kebudayaan. Dan bahkan pada penelitian baru-baru ini ditemukan beberapa situs penting berupa Piramid yang tingginya lebih dari 100 meter yang merupakan Piramid terbesar yang pernah ada di Indonesia. Piramid ini tersebar di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Bali, Maluku, dan Sulawesi. Temuan ini memang belum dapat kita saksikan, karena penelitian masih terus dilakukan dan sifatnya rahasia, mari kita tunggu hasilnya.
Bicara sejarah, di dalam Kitab Al Quran digambarkan ketika Nabi Nuh A.S membuat perahu di daratan, banyak orang yang tidak mempercayainya. Namun tatkala tiba-tiba datanglah air bah yang maha dasyat datang menenggelamkan semua daratan hingga ke bukit-bukit, mereka baru percaya meskipun sudah terlambat.
Dari fakta sejarah itu, saya berani mengambil kesimpulan bahwa air yang datang itu bisa karena beberapa sebab, diantaranya karena adanya tsunami, gempa bumi, atau adanya pemanasan global. Tsunami terjadi ketika ada dua atau lebih lempeng bumi didalam lautan bertubrukan yang salah satu kemudian menyisip keatas atau kebawah sehingga terjadi adanya rongga atau celah diantara lempeng-lempeng bumi itu. Celah inilah yang kemudian menarik air laut masuk kedalam yang kemudian akan kembali lagi dan menimbulkan gelombang di lautan menjadi tsunami. Kekuatan gempa diperkirakan lebih dari 10 skala righter. Dugaan yang kedua adalah adanya gempa bumi baik gemba tektonik maupun gempa vulkanik. Indonesia dikelilingi oleh cincin api (ring of fire) dimana ada 3 lempeng bumi dan ratusan gunung berapi yang mengeliling wilayah Indonesia. Gempa bumi mengakibatkan tanah menjadi amblas, sehingga permukaan tanah yang amblas ini kemudian tertutup oleh air. Dugaan yang terakhir adalah adanya pemanasan global, ini dikarenakan pada saat itu bumi sebagian besar masih tertutup oleh lapisan es. Wilayah Indonesia berada di tengah-tengah bumi dan merupakan wilayah yang paling panas di muka bumi sehingga diyakini peradaban yang maju, sejahtera dan paling beradab yang diibaratkan laksana surga memang Indonesia. Ketika es mencair maka daratan-daratan yang lebih rendah secara otomatis akan tenggelam oleh es yang mencair sehingga banyak masyarakatnya yang kemudian berpindah tempat hingga ke Eropa, Afrika, Australia, dan bahkan sampai Amerika.
Atlantis bukanlah sebuah kerajaan kecil, menurut saya Atlantis terbentang dari seluruh bagian wilayah bumi di belahan tengah meliputi wilayah Indonesia, New Guinea, sebagian lautan Atlantik dekat New Guinea hingga Amerika Selatan, sebagian wilayah Amerika bagian tengah, Samudra Pasifik bagian tengah, Afrika bagian tengah, Asia Tengah dan lautan Hindia. Namun pusat dari kerajaan Atlantis berada di Indonesia, yang digambarkan dalam filosofi orang jawa dengan sebutan "gemah ripah loh jinawi" dimana bumi nusantara ini diibaratkan sebagai lautan susu, apapun yang kita cari ada di bumi ini yaitu Indonesia. Mesir yang terkenal dengan piramidnya tidak menunjukkan bukti kuat bahwa disana ada kehidupan yang makmur karena terlihat hanya hamparan padang pasir saja. Indonesia memang layak sebagai pusat peradaban dunia, alangkah beruntungnya kita saat ini, mewarisi kekayaan yang amat berlimpah. Mari kita jaga bumi ini, untuk kita, untuk anak cucu kita, dan untuk generasi-generasi kita di masa depan.



